
Nanan melihat urgensi pemimpin tegas lugas di Jabar untuk memecahkan masalah. Juga seorang calon gubernur yang harus memulai langkah politiknya dari keberpihakan pada rakyat dan tidak terlibat politik uang.
"Beliau cerita tentang pilkada dan politik uang yang mengakibatkan semua kepala daerah terpenjara oleh korupsi. Untuk membangun demokrasi dan pembangunan yang pro rakyat maka harus dimulai dari say no money politik to all comunity dalam pilkada. Begitu saja," ungkap sumber INILAH.COM, Sabtu (25/2/2012).
Soal pertemuan dengan inohong Sunda, Humas Badan Musyawarah Masyarat Sunda (Bammus) Nandang Sukandang mengaku, kerap menjalin komunikasi dengan Nanan Sukarna. Pertemuan tersebut terkait pembangunan Jabar.
"Ya kami melakukan komunikasi dengan Nanan beberapakali. Kami komunikasi mengenai kemajuan Jabar ke depan dan berbagai hal lainnya," ujar Nandang.[ang]
09.05
aku
Posted in: 
